Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara Melaksanakan Pendekatan Pelayanan Kepegawaian (P2K) Wilayah Kerja Pemerintah Kab.Tapanuli Utara, Kab. Toba, Kab. Simalungung, Kab. Samosir, Kab. Dairi, Kab. Humbang Hasundutan dan Kota Pematang Siantar, bertempat di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara.Rabu, 22 Oktober. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat koordinasi dan meningkatkan kualitas layanan kepegawaian di wilayah kerja tersebut.
Acara ini dipusatkan di Kabupaten Tapanuli Utara dan dibuka secara resmi oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. yang memberikan sambutan hangat sekaligus apresiasi karena dinilai sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kepegawaian di daerah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Regional VI BKN Medan Drs. Janri Simanungkalit, S.Si., M.Si. beserta rombongan, Asisten Administrasi Umum Sekda Taput Binhot Aritonang, serta para Kepala BKPSDM dan Pejabat Administrator dari tujuh Kabupaten/Kota wilayah kerja Kanreg VI BKN, yaitu Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, Kabupaten Dairi, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Simalungun, dan Kota Pematangsiantar. Turut hadir pula Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, perwakilan dari Universitas Prima Indonesia, serta Tim Panitia Kantor Regional VI BKN Medan.
Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini yang dinilai sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kepegawaian di daerah.
“Sebagai pemerintah daerah, kita memiliki tanggung jawab besar untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Salah satu fondasi utama untuk mencapai hal tersebut adalah pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang berkualitas,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya penerapan manajemen talenta secara cluster sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan transformasi SDM aparatur.
“Pendekatan manajemen talenta memungkinkan kita memetakan pegawai berdasarkan kinerja dan potensi, serta merancang pengembangan karier yang lebih terarah. Kita ingin memastikan ASN berintegritas tinggi dan berkinerja unggul mendapat ruang untuk tumbuh dan berkontribusi lebih besar bagi pemerintahan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Regional VI BKN Medan, Drs. Janri H.U.P. Simanungkalit, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan koordinasi dan konsultasi ini merupakan bentuk sinergi antara BKN dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pelayanan kepegawaian, khususnya dalam hal kenaikan pangkat dan penerapan manajemen talenta ASN.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap adanya kesamaan persepsi dan peningkatan pemahaman teknis di seluruh daerah dalam memberikan pelayanan kepegawaian yang cepat, tepat, dan transparan. Pengelolaan talenta ASN diharapkan dapat berjalan efektif melalui kolaborasi antardaerah di wilayah kerja Kanreg VI,” ujar Janri.
Kepala Kanreg VI BKN juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara atas dukungan dan kesiapan menjadi tuan rumah kegiatan ini.
“Taput menjadi contoh sinergi yang baik antara pusat dan daerah dalam upaya mewujudkan manajemen ASN yang profesional dan adaptif,” tambahnya.
Bupati Tapanuli Utara berharap agar kegiatan ini tidak berhenti pada tataran diskusi, melainkan menghasilkan rekomendasi konkret dan aplikatif yang dapat ditindaklanjuti secara konsisten demi terwujudnya tata kelola kepegawaian yang modern, efektif, dan responsif.








